Rabu, 01 April 2020

Fungsi Kuadrat Parabola


Secara umum, mengenai koordinat titik puncak, titik balik, atau titik ekstrem parabola:
Di sisi lain, sifat fungsi kuadrat dapat diturunkan dari nilai konstanta dan diskriminannya seperti berikut:

1. Berdasarkan nilai a

  • Jika a > 0 maka nilai ekstremnya minimum dan grafik parabola terbuka ke atas.
  • Jika a < 0 maka nilai ekstremnya maksimum dan grafik parabola terbuka ke atas.

2. Berdasarkan nilai b

  • Jika a dan b bertanda sama maka sumbu simetri berada di sisi kiri sumbu Y.
  • Jika a dan b berlainan tanda maka sumbu simetri berada di sisi kanan sumbu Y.
  • Jika b = 0 maka sumbu simetri berada tepat di sumbu Y.

3. Berdasarkan nilai c

  • Jika c > 0 maka grafik parabola memotong sumbu Y positif.
  • Jika c = 0 maka grafik parabola memotong sumbu Y di titik (0,0).
  • Jika c < 0 maka grafik parabola memotong sumbu Y negatif.

4. Berdasarkan nilai D

  • Jika D > 0 maka grafik parabola memotong sumbu X di titik (x1,0) dan (x2,0). Nilai x1 dan x2 dapat ditentukan dengan rumus kuadratis berikut:


  • Jika D = 0 maka grafik parabola menyinggung sumbu X di titik b/2a,0.

  • Jika D < 0 maka grafik parabola tidak memotong maupun menyinggung sumbu X.

Lebih lanjut:
  • Jika D < 0 dan a > 0 maka grafik parabola selalu berada di atas sumbu X atau disebut definit positif.
  • Jika D < 0 dan a < 0 maka grafik parabola selalu berada di bawah sumbu X atau disebut definit negatif.

Selasa, 17 Maret 2020

harga mutlak

HARGA MUTLAK

pengertian nilai mutlak

  • Nilai Mutlak yaitu nilai suatu bilangan riil tanpa tanda plus atau minus. Sebagai contoh, nilai absolut dari 3 adalah 3, dan nilai absolut dari –3 juga 3.
  • Persamaan Nilai Mutlak yaitu suatu nilai mutlak dari sebuah bilangan yang dapat didefinisikan sebagai jarak bilangan tersebut terhadap titik 0 pada garis bilangan tanpa memperhatikan arahnya.
  • Simbol untuk nilai mutlak yaitu dua garis lurus, sekitarnya jumlah atau ekspresi yang mengindikasikan nilai mutlak.
  1. | 6 | = 6 berarti nilai absolut dari 6 yaitu adalah 6.
  2. | -6 | = 6 berarti nilai absolut dari negative 6 yaitu adalah 6.
  3. | -2 – x | berarti nilai absolut dari negative 2 dikurangi x.
  4. – | x | berarti nilai negatif dari nilai absolut dari x.
  • Sifat Persamaan Nilai Mutlak : Jika X adalah merupakan suatu bentuk aljabar dan k adalah merupakan bilangan real positif, maka |X| = k akan mengimplikasikan X = –k atau X = k.
  • Sifat Perkalian Nilai Mutlak Jika A dan B adalah bentuk-bentuk aljabar, maka |AB| = |A||B|. jika A = –1 maka menurut sifat tersebut |–B| = |–1||B| = |B|. Secara umum, sifat tersebut berlaku untuk sembarang konstanta A.

Contoh :
Selesaikan persamaan nilai mutlak berikut ini :
  • |5 – 2/3 x| – 9 = 8.
Penyelesaian :
Jadi, himpunan selesaian dari persamaan tersebut adalah = {–18, 33}.
Inilah pembahasan lengkap tentang cara menghitung rumus persamaan nilai mutlak beserta contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaat…

Rabu, 11 Maret 2020

pertidaksamaan

PERTIDAKSAMAAN
  1. 2 pengertian pertidaksamaan
  • > (lebih dari)
  • < (kurang dari)
  • > (lebih dari atau sama dengan)
  • < (kurang dari atau sama dengan)
  • x < p (x lebih kecil dari p)
  • x > p (x lebih besar dari p)
  • x < p (x lebih kecil atau  sama dengan  p)
  • x > p (x lebih besar atau sama dengan p)
  1. 2 sifat-sifat pertidaksamaan
  • Apabila a serta b bilangan real maka akan berlaku a > b atau a = b atau a < b
  • Apabila a > b serta b > c maka a > c
  • Apabila a > b maka a + c
  • Apabila a > b serta c > 0 maka ac > bc serta a/c > b/c
  • Apabila a > b serta c < 0 maka ac < bc serta a/c < b/c
  • Apabila m genap serta a > b maka:
  • a– > b ,untuk a > 0 dan juga b > 0
  • a– < b ,untuk a < 0 dan juga b < 0
  • Apabila n ganjil serta a > b maka an > bn
  • Apabila a > b maka:
  • 1/a > 1/b untuk a dan juga b bertanda sama.
  • 1/a < 1/b untuk a dan juga b berbeda tanda.

  1. 3 pertidaksamaan sederhana
            solusi pertidaksamaan ini adalah himpunan bilangan yang memenuhi pertidaksamaan.

  1. 4 pertidaksamaan kuadratik
            tahap-tahap solusinya :
  • ubah bentuk pertidaksamaan menjadi persamaan
  • carilah akar-akar persamaan kuadratnya, jika mungkin dengan faktorisasa
  • selidikilah nilai-nilai yang mungkin dengan menggunakan garis bilangan

  1. 5 pertidaksamaan pecahan
Perhatikan bentuk-bentuk pertidaksamaan berikut ini.
1
<
0
 2
 1
0
 3
 3
>
4
2x + 1
3
x2  9
0
x2  3x + 2

            Tiap pertidaksamaan di atas memuat variabel x pada bagian penyebut dari suatu pecahan. Pertidaksamaan yang berciri demikian disebut pertidaksamaan bentuk pecahan. Ada 4 macam bentuk baku dari pertidaksamaan bentuk pecahan, yaitu sebagai berikut.
1.
f(x)
<
0
g(x)
2.
f(x)
0
g(x)
3.
f(x)
>
0
g(x)
4.
f(x)
0
g(x)
Dengan f(x) dan g(x) merupakan fungsi-fungsi dalam x, dan g(x)  0.
Penyelesaian atau himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan bentuk pecahan dapat ditentukan dengan menggunakan garis bilangan. Sebagai contoh, penyelesaian pertidaksamaan pecahan berikut ini.

 1
<
0
 2
Dapat ditentukan melalui langkah-langkah sebagai berikut.
Langkah 1
Nilai nol bagian pembilang: x  1 = 0  x = 1
Nilai nol bagian penyebut: x  2 = 0  x = 2
Langkah 2
Nilai nol pembilang dan penyebut ditempatkan pada diagram garis bilangan seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.
Cara Menentukan Penyelesaian Pertidaksamaan Pecahan dengan garis bilangan
Nilai-nilai nol itu membagi garis bilangan menjadi tiga interval, yaitu x < 1, 1 < x < 2, dan x > 2.
Langkah 3
Tanda-tanda interval ditentukan dengan cara mengambil nilai-nilai yang berada dalam masing-masing interval. Dalam contoh ini diambil nilai-nilai uji x = 0 (berada dalam interval x < 1), x = 11/2 (berada dalam interval 1 < x < 2), dan x = 3 (berada dalam interval x > 2).
Kemudian nilai-nilai uji x = 0, x = 11/2, dan x = 3 disubtitusikan ke pertidaksamaan bentuk pecahan di atas sehingga diperoleh:
 Untuk x = 0, maka:

 1
=
1
=
+
1
 2
2
2
Karena hasilnya positif, maka interval x < 1 bertanda + atau > 0.
 Untuk x = 11/2, maka:

11/2   1
=
1/2
=
1
11/2   2
1/2
Karena hasilnya negatif, maka interval 1 < x < 2 bertanda  atau < 0.
 Untuk x = 3, maka:

3   1
=
2
=
+2
3   2
1
Karena hasilnya positif, maka interval x > 2 bertanda + atau > 0.
Tanda-tanda interval itu kemudian dituliskan pda interval-interval yang bersesuaian seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini.
Cara Menentukan Penyelesaian Pertidaksamaan Pecahan dengan garis bilangan
Langkah 4
Dari tanda-tanda interval pada gambar garis bilangan di langkah 3 di atas, interval yang memenuhi adalah 1 < x < 2 (perhatikan gambar yang di arsir). Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan pecahan tersebut adalah HP = {x | 1 < x < 2}.
x